SURVIVAL MINE AND FINANCIAL RECOVERY (PART-2)

Penyelamatan Tambang :

Struktur pola tambang,

Mulailah mendata ulang areal hak kuasa lahan yang bisa dieksploitasi dan benar-benar ekonomis untuk ditambang, seperti pencapaian maksimum keseimbangan perbandingan jumlah bukaan dibandingkan dengan hasil galian hingga mencapai titik impas (BESR). Sehingga bisa terkorelasi dengan tingkat harga bahan galian dan masih ada ruang untuk keuntungan wajar, bila perlu walau hanya mencapai titik impas sudah sangat beruntung sekali mengingat rekan2 lain yang sudah dirumahkan tidak bisa lagi menikmatinya. Tingkatkan loyalita, kwalitas karyawan dan pengurusnya jangan banyak menuntut yang tidak relevan dengan situasi dan kondisi saat ini.

Rekomposisi peralatan,
Lakukan revalidasi komposisi peralatan (susun ulang) yang anda miliki disesuaikan dengan kebutuhan tingkat kesulitan produksi (OB/COAL front), jangan melakukan gerakan-gerakan arah pengoperasian peralatan yang tidak perlu dan tidak bemuatan cukup dengan tingkat putaran mesin serendah mungkin (maximize optimum heep, RPM and movement) hal ini bisa mengurangi keausan komponen (component worn) dan menjaga tingkat rpm wajar (fuel consumption) berakibat konsumsi bahan bakar yang efektif & efisien, produktif.

Menjaga tingkat usia hidup produktif dan kesiapan alat maksimum serta menjaga jeda waktu diantara sebelum mencapai tingkat kerusakan serius (MA-PA-MTBF). Lebih banyak memilih operator yang bisa merangkap dan memiliki keterampilan merawat alat daripada hanya sekedar mengoperasikan saja. Gunakan peralatan yang masih berusia minimum jam kerjanya sehingga terjaga kestabilan produktifitasnya.

Memiliki jajaran perawat alat yang handal akan lebih bermanfaat daripada memiliki tenaga mekanik perbaikan termasuk fasilitasnya, lebih baik memiliki maintenance workshop daripada breakdown workshop selain tidak memerlukan special tools juga tidak memerlukan tenaga terlalu handal.

Efisiensi pendukung peralatan,
Komposisi permodalan untuk penambangan mencapai 40% dari peralatan yang digunakan, didalam peralatan mayoritas kerangka bawah dan roda penggerak mencapai 30% dari investasi peralatan sehingga perlu mendapatkan perhatian lebih pada komponen tesebut. Melakukan manajemen kerangka bawah dan roda penggerak (under carriege & tyre management) sangat dianjurkan dan dilakukan oleh pelaku ahlinya sehingga fokus dan terjaga tingkat pengorbanan biayanya.

Pendukung pemakan biaya terbesar selanjutnya adalah bahan bakar dan pelumasan, sebaiknya segera dilakukan study detail tingkat penggunaannya hingga menemukan tingkat konsumsi maksimum dan dikompensasikan dengan jumlah biaya penggunaannya. Lakukan inovasi efisiensi penanganan penggunaan metode lube and fuel management system. Bila memadai sekaligus bisa dilakukan menjadi satu kesatuan pengelolaan hydro carbon management system. Bekerjasama dengan pemasok bahan bakar dan pelumas terkemuka dengan ketaatan pengiriman, jumlah dan menjaga kwalitas adalah yang diutamakan.

Berpandangan mencari harga yang paling murah tidaklah tepat dalam melakukan efisiensi operasional penambangan melainkan mencari tingkat harga terendah, wajar dan terintegrasi adalah keputusan bijaksana.

(bersambung)
SURVIVAL MINE AND FINANCIAL RECOVERY (PART-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Open chat